Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 25
Bagi para siswa kelas 5 di Indonesia, mempelajari Tema 6 adalah hal yang tidak asing lagi. Salah satu halaman yang perlu dipelajari adalah halaman 25, yang memuat materi tentang "Keragaman Makhluk Hidup di Lingkungan Sekitar". Dalam halaman ini, terdapat beberapa soal atau pertanyaan yang perlu dijawab oleh siswa. Artikel ini akan memberikan kunci jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 25 beserta penjelasan lengkap dan gambar.
Soal 1
Berikut adalah kunci jawaban dari soal pertama pada halaman 25:
Organisme memiliki peran penting dalam ekosistem karena mereka membentuk jaring-jaring makanan dan menjaga keseimbangan lingkungan. Mereka juga membantu dalam proses daur ulang bahan-bahan organik dan mencegah kerusakan lingkungan.
Soal 2
Kunci jawaban untuk soal kedua pada halaman 25 adalah sebagai berikut:
Makhluk hidup adalah semua benda yang memiliki sifat-sifat tertentu seperti bernafas, berkembang biak, beradaptasi, dan dapat merespon lingkungan sekitarnya. Ciri-ciri makhluk hidup antara lain terdiri dari satu atau lebih sel, memiliki metabolisme, dapat bereproduksi, berevolusi, dan dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.
Soal 3
Berikut ini adalah kunci jawaban dari soal ketiga pada halaman 25:
Contoh makhluk hidup yang dapat berkembang biak melalui cara vegetatif adalah tumbuhan. Beberapa jenis tumbuhan seperti paku, lumut, dan ganggang dapat berkembang biak dengan cara vegetatif. Proses vegetatif ini dilakukan dengan cara tunas atau ranting yang tumbuh dari bagian tubuh tumbuhan yang masih hidup.
Soal 4
Berikut adalah kunci jawaban untuk soal keempat pada halaman 25:
Keanekaragaman hayati atau biodiversitas adalah keragaman tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme di bumi. Hal ini termasuk keragaman dalam jenis, ukuran, dan bentuk makhluk hidup serta perbedaan genetik dalam spesies yang sama. Keanekaragaman hayati sangat penting untuk menjaga keseimbangan dan kelangsungan hidup lingkungan di bumi.
Soal 5
Kunci jawaban untuk soal kelima pada halaman 25 adalah sebagai berikut:
Spesies invasif adalah spesies yang diperkenalkan ke wilayah baru yang tidak merupakan bagian dari habitat aslinya. Hal ini dapat merusak ekosistem dan mengancam keanekaragaman hayati lokal. Spesies invasif juga dapat menggantikan spesies asli di wilayah tersebut dan mengganggu jaring-jaring makanan yang ada di lingkungan tersebut.
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa, mempelajari keanekaragaman makhluk hidup di lingkungan sekitar adalah hal yang sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan di bumi. Dalam mempelajari hal ini, kita juga perlu menghindari tindakan yang dapat merusak lingkungan seperti mengenalkan spesies invasif ke wilayah baru. Semoga artikel ini dapat membantu para siswa kelas 5 dalam memahami materi Tema 6 dan dapat menjaga keanekaragaman hayati di Indonesia.